Adidas Gazelle (History, Type, Editorial)

ADIDAS GAZELLE
Adalah sesepuh dari sepatu macam Samba, Spezial Island Series, City Series. Meskipun saat ini Adidas Gazelle sangat populer di kalangan musik hip hop sepatu ini juga pernah membuat kontroversi di Olimpiade Munich 1972. Dirilis tahun 1966, Gazelle adalah penerus dari siluet sepatu klasik Adidas yang dirilis saat Olimpiade Roma 1960 yaitu Adidas ROM.
Nama Gazelle terinspirasi dari nama julukan pelari asal Amerika yang di endorse Adidas pada Olimpiade Roma 1960 yaitu Wilmar Rudolf yang mendapatkan julukan “Black Gazelle” setelah berhasil meraih 3 medali emas di Olimpiade Roma.
Ini berbeda dengan pendahulunya yaitu Adidas Rom yang menggunakan leather. Hal ini membuatnya menjadi sepatu pertama yang menggunakan bahan suede. Suede dipilih karena memiliki sifat yang lebih ringan dan fleksibel, durabilitasnya pun tidak kalah dengan leather sehingga sangat cocok untuk dipakai sebagai sepatu atletik.
Evolusi
Pada awal kemunculannya Adidas Gazelle dirilis dengan colorway yang berbeda yaitu merah dan biru. Uniknya kedua warna ini dibuat bukan hanya untuk sekedar opsi warna atau estetika saja tapi kedua warna ini menandakan fungsi yang berbeda dari sepatu itu sendiri. Warna biru menggunakan bahan upper dari kulit kanguru dan memiliki outsole Micro sole yang cocok digunakan untuk aktivitas olahraga outdoor. Sementara yang warna merah menggunakan desain transparan yang cocok digunakan untuk aktivitas olahraga indoor seperti olahraga handball yang saat itu sedang berkembang di Eropa.
Tahun 1968 berevolusi bagian moncong belakang yang disebut Shoehorn heeltab dihilangkan dan digantikan
dengan heeltab berwarna putih yang sampai saat ini masih dipakai.
Tahun 1971 kembali berevolusi kali ini di bagian outsole yang merah dulunya memiliki outsole transparan
diganti menjadi outsole microsole yang sama seperti yang biru.
Jadi mulai tahun 1971 ini biru dan merah memiliki bahan dan desain yang semuanya sama hanya warnanya saja yang berbeda.
Kontroversi
Setahun setelah evolusi keduanya ini tepatnya di tahun 1972 sempat membuat kontroversi di Olimpiade. Saat Horst Dassler memaksa perenang asal Amerika Serikat yaitu Mark Spitz yang saat itu baru saja memenangkan pertandingan renang gaya bebas 200 meter untuk tidak membiarkan celana gombornya menutupi sepatunya saat naik podium.
Alhasil Mark Spitz mengangkat Gazelle setinggi-tingginya saat naik podium dan bukan hanya satu kali tetapi Mark mengangkat sepatu ini dua kali yaitu sebelum dan sesudah menyanyikan lagu nasional Amerika Serikat. Kejadian ini mengundang amarah komite Olimpiade Internasional karena perbuatan Mark Spitz dianggap sebagai penempatan produk secara ilegal.
Kejadian ini juga menyebabkan konflik antara Adolf Dassler dan Horst Dassler. Sejak kejadian ini sepatu ini perlahan mulai menghilang. Tahun 1973 resmi menghilang dan digantikan oleh sepatu yang diberi nama Adidas Jaguar. Sepatu yang memiliki colorway dan desain yang sangat mirip.
Revolusi
Sebenarnya Adidas Gazelle sempat muncul kembali di pertengahan era 70-an. Tapi sayangnya kemunculan ini tidak berlangsung lama sampai akhirnya di Tahun 1979 Adidas memutuskan untuk merilis kembali Adidas Gazelle dengan nama Adidas Gazelle Special atau yang saat ini kita kenal dengan nama Adidas Gazelle Indoor. Sepatu ini menampilkan desain yang lebih segar dengan tulisannya miring dan yang paling mencolok adalah sol transparan bermotif Adidas 3-foil.
Di era 80-an bersamaan dengan munculnya subkultur casual di dataran Inggris, Adidas Gazelle kembali muncul. Di era tersebut Adidas Gazelle adalah sepatu yang diinginkan semua orang. Bahkan di tahun 1986 Randy MC yang merupakan grup rap dari Amerika Serikat merilis lagu yang berjudul My Adidas. Bahkan di tahun yang sama mereka menyuruh para penonton mengangkat sepatu Adidas mereka saat mengadakan konser di Madison Square. Para personel Randy MC juga terlihat menggunakan sepatu Adidas, khususnya Adidas Superstar dan Adidas kampus.
Kenaikan
Ini adalah awal perkenalan dengan dunia hip hop. Di awal tahun 90-an hip hop mulai memasuki Eropa dan para pengikut subkultur ini tentu saja ingin bergaya sama dengan para idolanya. Dengan style di Amerika Serikat yakni lebih ke baju gombrong dan sepatu Adidas Superstar atau Adidas Campus. Sayangnya saat itu kedua sepatu ini belum dirilis di Eropa dan sepatu yang paling mendekati siluet dari sepatu-sepatu ini adalah Adidas Gazelle.
Sementara kepopuleran Adidas Gazelle di kultur hip hop Amerika Serikat juga dimulai di awal 90-an tepatnya di tahun 1991 saat ketiga personil Beastie Boys terlihat memakai Adidas. Pertengahan 90-an Adidas Gazelle baru memasuki dunia setelah sempat menghilang.
Tahun 2016 Adidas kembali merilis Adidas Gazelle versi OG yaitu Gazelle versi 90-an. Puncaknya pada 7 Juni 2022 saat berkolaborasi dengan GUCCI dan merilis 8 sepatu yang dihargai 850 US Dollar per sepatunya.
Hingga saat ini masih diproduksi dan tersedia dengan berbagai model selain versi OG-nya seperti Indoor. Vintage dan yang versi ceweknya ada Adidas Gazebo. Dari sepatu atletik hingga menjadi sepatu yang populer di berbagai subkultur.
Pun banyak kolaborasi yang sampai saat ini mulai banyak menggunakannya, seperti Sean Wotherspoon, Bad Bunny dan masih banyak lagi.